DALAM NERAKA KEMATIAN SELALU MENDATANGI ORANG KAFIR DARI SEGALA PENJURU, TAPI DIA TIDAK PERNAH MATI

Allah swt sudah menetapkan bahwa nyawa tidak akan keluar dari tubuh orang-orang kafir pada Hari Kiamat. Agar siksaan yang mereka rasakan menjadi kekal abadi. Siksaan itu tidak pernah berhenti diberikan dan mereka tidak pernah dibunuh sehingga meninggal dan beristirahat.

Di dunia… ketika kita tertimpa penyakit, tubuh kita cedera, patah, dan lain sebagainya, atau terkena kelemahan total dan usia yang sangat tua, maka termasuk rahmat Allah swt kepada kita Dia menetapkan adanya kematian bagi kita agar kita terbebas dari siksaan, kepedihan, usia tua, kelemahan total, dan penyakit tersebut.

Adapun dalam Jahannam, meski kulit orang-orang kafir sudah terbakar habis dan tubuh-tubuh mereka sudah hangus hingga api menjalar dan membakar hati mereka, namun Allah swt tidak memerintahkan kepada nyawa orang-orang kafir para pelaku dosa tersebut untuk keluar dari tubuh mereka. Demikian itu agar siksaan dan rasa sakit terus-menerus mereka rasakan tanpa henti dan istirahat sedikit pun.

Allah swt berfirman:

{وَاسْتَفْتَحُوا وَخَابَ كُلُّ جَبَّارٍ عَنِيدٍ (15) مِنْ وَرَائِهِ جَهَنَّمُ وَيُسْقَى مِنْ مَاءٍ صَدِيدٍ (16) يَتَجَرَّعُهُ وَلَا يَكَادُ يُسِيغُهُ وَيَأْتِيهِ الْمَوْتُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَمَا هُوَ بِمَيِّتٍ وَمِنْ وَرَائِهِ عَذَابٌ غَلِيظٌ} [إبراهيم : 15 – 17]

 “Mereka (orang-orang beriman) memohon kemenangan (atas musuh-musuh mereka) dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi keras kepala. Di hadapannya ada Jahannam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah.   Diminumnnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.” (QS. Ibrahim: 15-17)

Terbakar, kelaparan, sangat kehausan, terburai dan terputusnya usus-usus, ini semua termasuk sebab-sebab datangnya kematian di dunia. Tetapi sebab-sebab seperti ini dalam Neraka Jahannam berhenti sama sekali.

Sebab-sebab kematian itu mendatangi setiap orang kafir dari berbagai penjuru, baik dari atas maupun dari bawah, tapi ia sama sekali tidak bisa mati. Nyawa senantiasa menempel pada tubuh orang kafir meski tubuhnya sudah terbakar habis. Meski kulitnya sudah terbakar, kulit itu dikembalikan seperti sedia kala, kemudian dibakar lagi, dan dikembalikan seperti sedia kala lagi, hingga tanpa penghabisan.

Nyawa senantiasa menetap dalam jasad dan tidak pernah keluar darinya. Ini adalah kehendak dan kekuasaan Allah swt yang Dia menghendaki hal itu terjadi pada orang-orang munafiq, kafir, dan musyrik. Karena dunia adalah kampung sebab-sebab sementara Akhirat adalah kampung segala bentuk keajaiban.

Para mufassirin berkata tentang firman Allah swt:

{وَيَأْتِيهِ الْمَوْتُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَمَا هُوَ بِمَيِّتٍ وَمِنْ وَرَائِهِ عَذَابٌ غَلِيظٌ} [إبراهيم : 17]

 “Datanglah maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.” (QS. Ibrahim: 15-17)

Maksudnya: Kematian dengan segala sebabnya yang mengitari orang kafir, datang kepadanya dari berbagai penjuru tapi ia tidak pernah mati. Agar siksaan yang diberikan kepadanya benar-benar sempurna. Dan di hadapannya terus ada siksaan yang lebih pedih dan lebih berat dari sebelumnya.

Yang sesuai dengan makna ayat di atas adalah firman Allah swt yang berbunyi:

{ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَى } [الأعلى : 13]

“Kemudian dia tidak akan mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.” (QS. Al-A`la: 13)

Maksudnya: Ia tidak pernah mati sehingga terbebas dari siksaan dan tidak pula merasakan kehidupan yang nyaman, tetapi ia senantiasa hidup dalam siksaan dan kepedihan.

DR. Wahbah Az-Zuhailiy dalam At-Tafsir Al-Munir berkata: Siapapun yang masuk ke dalam An-Naar Al-Kubraa (api yang sangat besar yaitu Neraka), ia pasti kekal merasakan siksaannya. Ia tidak pernah mati sehingga beristirahat dari siksaan yang menimpa dirinya. Juga tidak menemui kehidupan yang nyaman dan tenteram yang menjadikannya bahagia dan senang di dalamnya. Sebagaimana firman Allah swt:

{لَا يُقْضَى عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذَابِهَا كَذَلِكَ نَجْزِي كُلَّ كَفُورٍ} [فاطر : 36]

“Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir.” (QS. Fathir: 36)

Diambil dari: Misteri kedahsyatan Neraka:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *