Diskusi Syiah bag. 9: Tentang mushaf Fathimah.

mushaf-fatimah

Al-Kulaini dalam kitab Al-Kafi (1/239) meriwayatkan: Beberapa orang sahabat kami menceritakan, dari Ahmad bin Muhammad dari Abdullah bin Al-Hajjal dari Ahmad bin Umar Al-Halabi dari Abu Basir dia berkata:

 

Saya menemui Abu Abdillah dan berkata: “Aku jadikan diriku tebusanmu. Saya ingin bertanya tentang masalah yang di sini ada orang mendengarkannya.”

Maka Abu Abdillah membuka tirai yang menghalangi dirinya dengan rumah yang lain dan melihat ke dalamnya kemudian berkata: “Wahai Abu Muhammad, bertanyalah apa pun yang kamu inginkan.”

 

Lantas saya berkata: “Aku jadikan dirimu tebusanmu.” Kemudian Abu Abdillah diam sejenak, lantas berkata: “Sesungguhnya kami memiliki mushaf Fatimah. Dan tidak ada yang tahu apa itu mushaf Fatimah.”

 

Kemudian saya bertanya: “Apa itu Mushaf Fatimah?” Dia menjawab: “Yaitu mushaf yang jumlahnya lebih banyak dari Al-Quran kalian tiga kali lipat. Demi Allah, tidak ada satu huruf pun yang sama dengan Al Quran kalian.”

 

Kemudian saya berkata: “Demi Allah, ini adalah ilmu.” Kemudian dia berkata: “Sungguh, itu benar-benar ilmu dan bukan yang lain.”

 

Pertanyaannya:

Apakah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tahu tentang mushaf Fatimah ini? Jika seandainya beliau tidak tahu lantas bagaimana mungkin ahli baitnya lebih tahu daripada beliau? Dan jika seandainya beliau tahu, mengapa harus disembunyikan dari umatnya, padahal Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ وَإِن لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ

“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.” (QS. Al-Maidah: 67)

 

 

Share This: