doa dan dzikir yang dibaca setelah shalat lima waktu

 

doa

 

Istri, anak-anak, mahasiswa, dan semua pembaca blog ini, yang semoga semuanya mendapat limpahan barakah, rahmat, ampunan dan ridha dari Allah ta’ala.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh. Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta alam dan semoga shalawat beriring salam senantiasa tersampaikan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, para sahabat, dan para pengikutnya hingga Hari Kiamat. Amma ba’du:

Berikut ini saya akan menjelaskan doa-doa setelah shalat. Memang kelihatannya remeh dan sangat banyak yang sudah tahu. Tapi faktnya banyak di antara kaum muslimin yang rupanya tidak mengerti apa yang harus dilakukan setelah shalat.

Sehabis salam, Nabi shallallahu alaihi wasallam langsung mengucapkan: Astaghfirullah tiga kali seperti dalam riwayat Muslim, no. 1362, dan Bukan Allahu akbar ataupun Al-Hamdulillah. Karena sesuai riwayat yang sahih beliau mengucapkan: Astaghfirullah tiga kali.

Kemudian dilanjutkan doa dan dzikir berikut secara berurutan:

((اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ياَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ))

“ya Allah! Engkau adalah Sang pemberi kesalamatan. Hanya dariMu datangnya keselamatan. Maha tinggi Engkau wahai Rabb yang memiliki keagungan dan kemuliaan.” (HR. Muslim, no. 1362)

((اللهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ))

“Ya Allah! bantulah saya dalam mengingatMu, bersyukur kepadaMu, dan memperbagus ibadah kepadaMu.” (HR. Ahmad, no. 22126 dengan sanad sahih)

Kemudian membaca subhaanallah 33 kali, Al-Hamdulillah 33 kali, dan Allahu akbar 33 kali, dan diakhiri dengan:

((لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ))

“Tiada Ilah yang patut diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah. Dialah satu-satuNya Ilah. Tiada sekutu bagiNya. BagiNya segala kekuasaan. bagiNya segala puji. Dan Dia Maha mampu atas segala sesuatu.” (HR. Muslim, no. 1380)

Setelah itu membaca ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. (HR. Ahmad, no. 8011, Abu Dawud, no. 1523, dan An-Nasai, no. 1336)

Baru kemudian mengucapkan doa-doa berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالَدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

“Wahai Rabbku! Ampunilah saya, kedua orang tua saya, dan rahmatilah mereka berdua seperti keduanya merahmatiku semasa kecil.”

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”.
(QS. Nuh: 41)

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. Ash-Shaffat: 100)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah do`aku. (QS. Ibrahim: 40)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً

تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (QS. Al-Ahqaf: 15)

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِيْ مِنَ النَّارِ

“Ya Allah! hindarkan saya dari Neraka.” (Sebanyak tujuh kali)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ

“Ya Allah! saya memohon Surga kepadaMu.”  (sebanyak tujuh kali)

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا

رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al-Hasyr: 10)

اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سَبِيْلِكَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

Ya Allah! menangkanlah mujahidin di jalanMu di mana pun mereka berada.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Kemudian menutup dengan membaca shalawat atas Nabi seperti shalawat dalam shalat.

Inilah saudara sekalian… doa setelah shalat secara ringkas. Sebenarnya doa itu sangat banyak sekali. Tapi untuk yang ini saja antum belum tentu mengerjakan, iya kan? Padahal pendek. Maka bagaimana kalau terlalu panjang. Tambah ndak  blas paling.

Ya paling tidak, semoga bisa bermanfaat dan antum semua dimudahkan oleh Allah untuk mengamalkannya. Aaamin.

ini insya Allah doa yang sesuai sunnah, tapi bukan berarti yang lain adalah salah. pokoknya kalau bisa jangan mudah menyalahkan orang lain. karena orang lain kalau disalahkan itu ndak mau. yang penting sampean berusaha sesuai sekali dengan apa yang dahulu dicontohkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam Hadis yang sahih. oke?

 

Wassalamu’alaikum war. Wab.

untuk tambahan bisa melihat blog berikut ini:

 

 

Share This: