Suami Istri sepakat untuk bercerai

الطلاق

Pertanyaan:

Kesepakatan suami istri utk bercerai apakah sudah masuk talaq? Terimakasih

Jawab:

Bismillah, segala puji hanya bagi Allah, dan shalawat beriring salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat, amma ba’du:

Sesuai Hadis Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan sanad Hasan yang diriwayatkan imam Abu Dawud dalam As-Sunan, no. 2196 berikut, maka talak telah terjadi. Beliau bersabda:

((ثَلاَثٌ جِدُّهُنَّ جِدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ النِّكَاحُ وَالطَّلاَقُ وَالرَّجْعَةُ))

“Tiga perkara yang seriusnya adalah serius, dan bercandanya juga serius. Yaitu: Menikah, talak, dan rujuk.”

Sesuai Hadis ini berarti kesepakatan yang terjadi antara anda dengan istri adalah perkara yang serius. Dan andaikan sekedar main-main, sesuai Hadis maka tetap terjadi talak. Dan itu tergantung kepada niat talak. Apakah talak satu, talak dua, atau talak tiga. Allahu a’lam.

Share This:

  • Melle

    assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh…..

    suami saya sudah mentalak saya sebanyak 2 kali, dan saat saya hamil anak ke-2 dimana usia kandungan saya 7 bulan, ia kembali mengucapkan kata talak. “setelah anak dalam kandungan ini lahir, maka saya akan talak kamu” itu adalah petikan pembicaraan yang terngiang. Namun sebelum saya melahirkan, ia mengucapkan lagi bahwa saya tarik taklik saya tentang talak yang saya ucapkan kemarin.
    Pertanyaannya adalah, apa status kami sekarang? apakah talak 3 sudah terjadi? atau batal karna taklik ditarik selum saya melahirkan,? Mohon penjelasannya ustad…terima kasih.

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakaatuh.
    pertama: Sepatutnya suami tidak seenak itu mengatakan. karena semua perkataan dicatat oleh Allah melalui malaikatNya, seperti dalam surat 50 ayat 18
    kedua: Masalah talak termasuk masalah yang tidak boleh dipermainkan seperti disebutkan dalam Hadis di atas.
    ketiga: Karena Islam agama yang mudah dan memberi kemudahan, insya ALlah talaknya yang taklik tadi itu batal. jadi statusnya anda berdua masih suami istri. tapi sepatutnya bagi suami tidak bermain-main dalam masalah ini.
    Allahu a’lam.