Menghadap kepada Allah secara total

ibadah

Syaikh Ma’ruf al-Karkhiy pernah ditanya: ‘Bagaimanakah Tuansaling mengenal Robb tuan?’
Maka, syaikh Ma’ruf al-Karkhiy menjawab: Dengan menerima sepenuh hati petuah ibnu samaak -rohimahulloh-.
Orang itu bertanya: ‘Bagaimanakah petuah itu??’

Syaikh al-Farokhiy bercerita: Suatu saat saya pernah safar melewati daerah Khuffah, kemudian saya singgah di suatu masjid untuk melaksanakan sholat ashar. Setelah sholat, saya menjumpai seorang da’i yang sedang memberi petuah pada jama’ahnya. Saya bergumam dalam hati: ‘saya akan ikut duduk dan mendengar kajian da’i itu’. Dan sungguh tampak sangat berwibawa lagi mengagumkan da’i tersebut. Adapun sebagian taujih dari da’i tersebut: ‘Barang siapa yang bersama dengan Alloh sesaat-sesaat, maka Alloh akan bersama dengannya sesaat-sesaat. Dan barang siapa yang berpaling dari Alloh, Alloh akan berpaling darinya. Dan barang siapa yang menghadap kepada Alloh secara totalitas, maka Alloh akan menjumpainya dengan kesempurnaan rahmat-Nya’.

Sangat mengejutkan sekali perkataan itu bagiku, lagi sangat menyentuh hatiku. Maka, aku bergumam:’Jika aku memposisikan robb-ku dengan benar, pasti aku akan jauh lebih beruntung lagi. Maka, aku akan menghadap kepada Alloh secara totalitas, dan Alloh akan menjumpaiku dengan keluasan rahmat-Nya’.

Dari kisah kisah diatas terdapat penjelasan akan pentingnya untuk hadir dan menyimak betul dalam halaqoh ilmu serta pengaruh positifnya bagi pendengar.

Luqman pernah berpesan yang mana dengan pesan itu pula dia mewasiatkan pada putranya.
‘Wahai anakku, bergaul-lah dengan ulama’ dan kerumunilah mereka dengan penuh kerendahan hati, karena sesungguhnya Alloh akan menghidupkan hati dengan cahaya hikmah sebagaimana Alloh menghidupkan tanah yang gersang dengan tetesan air hujan’.

Dan husain bin ali pernah berkata pada anaknya:
‘Duhai anakku, jika engkau sedang duduk dengan ulama’ perhatikanlah baik-baik dan usahakan jangan bicara sendiri’.

– Semoga sholawat dan salam selalu tecurahkan pada junjungan kita, kekasih kita, dan penyejuk pandangan kita nabi Muhammad –

Share This: