Diskusi syiah bag. 2

الشيعة وعاشوراء

Kawan-kawan syiah meyakini Abu Bakr dan Umar sebagai orang kafir. Tapi kita mendapati Ali Radhiyallah anhu, padahal seorang imam yang maksum menurut syiah, meridhai keduanya sebagai khalifah, bahkan membaiat keduanya secara urut dan tidak pernah memberontak keduanya.

Ini mengharuskan bahwa Ali bukan seorang yang maksum, karena sudah membaiat dua orang kafir, nashibi, dan dzalim. Berarti ini pembenaran dari Ali kepada keduanya.
Maka ini jelas-jelas menyalahi kemaksuman Ali karena sudah membantu orang dzalim atas kedzalimannya. Kalau Ali seorang yang maksum, ini tidak mungkin dilakukannya.

Atau memang perbuatan Ali adalah perbuatan yang benar. Karena keduanya (Abu Bakr dan Umar) adalah dua Khalifah yang mukmin, jujur, dan adil. Jika demikian, maka kawan-kawan syiah telah menyalahi imam mereka (Ali), karena mereka mengkafirkan Abu Bakar dan Umar, melaknati keduanya, dan tidak ridha kepada keduanya.

Maka kita berada dalam dua posisi yang membingungkan: Apakah mengikuti jalan Abul Hasan Radhiyallahu anhu atau mengikuti jalan orang-orang syiah yang bermaksiat?

Share This: