Mari Berinfaq

زكاة

pembaca yang dirahmati Allah ta’ala:

pada ayat berikut Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Wahai orang-orang beriman! Infaqkanlah sebagian apa yang Kami rizqikan kepada kalian sebelum datang hari yang tiada lagi berguna jual beli, tiada teman akrab, dan tidak ada syafaat. sementara orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang dzalim. (QS. Al-Baqarah: 254)

Dalam At-Tafsir Al-Muyassar disebutkan tafsiran ayat di atas sebagai berikut:

يا من آمنتم بالله وصدَّقتم رسوله وعملتم بهديه أخرجوا الزكاة المفروضة، وتصدَّقوا مما أعطاكم الله قبل مجيء يوم القيامة حين لا بيع فيكون ربح، ولا مال تفتدون به أنفسكم مِن عذاب الله، ولا صداقة صديق تُنقذكم، ولا شافع يملك تخفيف العذاب عنكم. والكافرون هم الظالمون المتجاوزون حدود الله

Wahai orang yang beriman kepada Allah, membenarkan RasulNya dan mengamalkan tuntunannya (Rasul)! Keluarkanlah zakat yang diwajibkan, juga sedekahkan sebagian rizqi yang diberikan Allah kepada kalian, sebelum datang Hari Kiamat, yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli sehingga tiada keuntungan yang bisa didapat,

tidak ada harta yang bisa digunakan untuk menebus diri kalian dari azab Allah, tidak ada sahabat akrab yang bisa menyelamatkan kalian, dan tidak ada pemberi syafaat yang mampu meringankan azab dari kalian. ketahuilah! sesungguhnya orang-orang kafir itulah yang berbuat dzalim dan suka melanggar hukum-hukum Allah.

Saudara… pada ayat ini paling tidak kita bisa mengambil beberapa pelajaran penting:

1- Seorang mukmin Hakiki adalah yang beriman kepada Allah, membenarkan Rasulullah SAW dan mengikuti tuntunan Rasulullah pada setiap gerak-gerik hidupnya.

2- Sifat khas orang mukmin adalah beriman kepada Akhirat. jadi orientasinya bukan dunia. karena dia tahu bahwa kampung dunia adalah fana dan sirna. sementara kehidupan abadi dan kekal selamanya adalah nanti di Akhirat.

3. Sifat khas orang mukmin lainnya adalah suka bersedekah. ia tahu bahwa harta yang dia miliki adalah pemberian Allah. karena itu harus dikeluarkan di jalan Allah, apakah untuk pembangunan masjid, kelancaran dakwah, menyantuni anak kaum muslimin yang tidak bisa sekolah, dan lain sebagainya. bukan hanya dimiliki sendiri untuk memuaskan diri dengan berbagai perabotan dunia yang dikehendaki.

4- Hal yang kita masih bisa bersedekah adalah ketika masih hidup di dunia. Adapun kalau sudah meninggal dan kita hidup di Akhirat maka tiada lagi guna jika mau sedekah. karena di Akhirat yang ada hanya pembalasan. tiada jual beli untuk mendapat keuntungan, tiada penebusan dosa, dan tiada sahabat yang bisa menyelamatkan dari siksaan azab. yang ada hanya penyesalan dan penyesalan. sementara penyesalan itu tidak ada gunanya sedikit pun. ingat! dengan sekedar seseorang meninggal dunia maka ia telah masuk dalam Akhirat dan Kiamat pun sudah mulai berjalan padanya.

5- Ayat ini menjadi dalil yang sangat jelas bahwa Syafaat tiada guna bagi mereka-mereka yang tidak mau sedekah dan zakat, tapi sekiranya mereka mau bersedekah dan berzakat maka amal shalih ini bisa memberi manfaat kepada mereka dengan masuk dalam Surga dan terbebas dari siksa.

6- Ayat ini juga menjelaskan betapa besar pahala sadaqah dan zakat. karena itu ia bisa menjadi syafaat dan bisa memberi keringanan hukuman, serta bisa menjadi penebus dosa.

7- Ayat ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa syafaat itu tidak ada. bukan. tapi penegasan bahwa syafaat itu ada dan ditetapkan bagi mereka-mereka yang mau beramal salih seperti sadaqah. adapun yang tidak mau beramal shalih maka tidak bisa mendapat syafaat dan tidak ada syafaat baginya.

8- Di antara sifat orang kafir adalah tidak mau berinfaq. Demikian itu karena mereka tidak mengimani yang namanya akhirat. hidup ini menurut mereka hanya di dunia. karena itu mereka tidak mau keluar harta meski hanya sedikit. jika seorang mukmin mempunyai sifat ini, maka dalam dirinya terdapat sifat orang kafir meski tidak menjadikannya kafir. tapi mereka telah berbuat dzalim. karena berlaku pelit terhadap harta yang diberikan Allah kepada mereka. padahal mereka beriman kepada Allah sesuai pengakuannya. semestinya keyakinan ini menjadikan mereka beriman kepada firman Allah yang pasti mengganti semua harta yang disadaqahkan itu.

9- Ayat ini membuktikan bahwa ada beberapa orang mukmin yang mempunyai sifat seperti orang kafir. tapi hal itu tidak menjadikannya kafir. sama seperti ada orang kafir yang memakai baju gamis, maka tidak menjadikannya muslim hanya dengan sekedar itu. Allahu a’lam.

Intinya… pembaca sekalian yang dimuliakan Allah, mari perbanyak sedekah mumpung kita masih hidup di dunia. dan ingatlah bahwa harta yang kita miliki itu bukan milik kita tapi milik Allah.

semoga bermanfaat, wassalamu ‘alaikum warahmatullah wa barakaatuh.

 

 

Share This: