Posts Tagged “CERAI”

Menggauli Istri yang Sudah Ditalak, Bolehkah?

By |

Syariat berumah tangga dalam Islam bertujuan agar setiap umat Islam dapat hidup dalam keluarganya dengan penuh ketenangan dan rasa kasih sayang di antara seluruh anggota keluarga. Dalam menghadapi konflik rumah tangga yang tak berkesudahan yang menyebabkan tidak memungkinkan lagi untuk hidup bersama, Islam menetapkan syariat  talak (cerai oleh pihak pria) dan khuluk (melepaskan diri oleh…

Read more »

Cara Rujuk Setelah Talak Tiga

By |

Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum. Kepada para ulama, mohon tuntunan Ustadz. Nama saya Abdie. Saya telah menceraikan istri saya dengan talak tiga; dan pertanyaan saya ialah: apakah boleh saya menyuruh orang ‘tuk menikahi istriku dan menyuruh menceraikannya agar saya bisa rujuk kembali? Apakah rujukan itu sah dalam hukum Islam? Abdie Negara (nedara**@yahoo.**) Jawaban: Wa’alaikumus salam warahmatullah wabarakatuh….

Read more »

Waqfah dalam rumah tangga

By |

Waqfah dalam rumah tangga

Ustadz Felix Siauw salahnya istri belum tentu kekurangan istri | bisa jadi suami yang lalai membimbing bila istri bermaksiat itu tanggungan suaminya, karena dia pemimpin | bila suami bermaksiat maka itu tanggungannya, karena dia pemimpin ada suami bermaksiat lalu salahkan istrinya | bahwa maksiatnya terjadi karena kesalahan istrinya | bagi saya sikap begitu kekanak-kanakan “aku…

Read more »

Suami Istri sepakat untuk bercerai

By |

Suami Istri sepakat untuk bercerai

Pertanyaan: Kesepakatan suami istri utk bercerai apakah sudah masuk talaq? Terimakasih Jawab: Bismillah, segala puji hanya bagi Allah, dan shalawat beriring salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat, amma ba’du: Sesuai Hadis Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan sanad Hasan yang diriwayatkan imam Abu Dawud dalam As-Sunan, no. 2196 berikut, maka…

Read more »

pertanyaan-pertanyaan seputar khulu’ dan perceraian

By |

 (963) Seorang lelaki berkata kepada isterinya setelah terjadi pertengkaran: “Jika kamu membebaskan saya dari nafkah anak-anak kita maka saya mentalakmu.” Wanita itu pun berkata: “Kamu selama lima belas tahun bebas dari nafkah anak-anak.” Lalu suami berkata: “Kalau begitu kamu tertalak tiga.” Bagaimana hukumnya? Jawab: Khulu’ seperti ini tidak sah. Karena wanita tidak mempunyai kekuasaan untuk…

Read more »

istri ditalak karena memberikan ibra’ kepada suami

By |

 (962) Seorang wanita membebaskan suaminya dari seluruh maskawin. Setelah itu suami bersaksi terhadap dirinya bahwa dia mentalak isterinya karena memberikan ibra’. Yakni membebaskan suami dari seluruh maskawin. Padahal ibra’nya sudah terjadi duluan. Apakah talak seperti ini sah? Jika talaknya sah, apakah itu talak raj’i atau bukan? Jawab: Jika keduanya sudah menyepakati ketika sang isteri mengembalikan…

Read more »

jika wanita memberikan ibra’ kepada suami

By |

(961) Ada seorang suami berkata kepada isterinya: “Jika kamu memberikan ibra’[1] kepada saya maka kamu tertalak.” Wanita itupun memberikan ibra’ kepada suaminya. Tetapi wanita ini tidak mempunyai wali yang bisa dijadikan gantungan, baik ayah ataupun saudara. Akhirnya dia mengaku sebagai wanita idiot agar pernyataan ibra’nya menjadi batal. Apakah ibra’ menjadi gugur dengan pengakuan itu? Jawab:…

Read more »

sepakat dengan suami untuk khulu’

By |

(960) Wanita bersepakat dengan suami untuk melakukan khulu’. Ganti ruginya adalah harta yang disepakati keduanya. Harta itu dibayarkan secara kredit dalam masa empat tahun. Maka suami pun mentalaknya. Setelah berjalan lima bulan dari perceraian, lelaki lain melamar sang wanita untuk dinikahi. Sekarang wanita ini bertanya: Apakah ia boleh dinikahi sementara dirinya mempunyai tanggungan kepada suami…

Read more »

istri tidak shalat dan tidak berjilbab

By |

(779) Jika wanita tidak menetapi shalat dan jilbab syar`inya, apakah hal itu menjadi penyebab utama suami untuk mentalaknya? Jawab: Berdasarkan Hadis yang menyatakan bahwa orang meninggalkan shalat adalah kafir, maka seorang suami tidak boleh tinggal bersama isterinya setelah ia memerintahkan isteri untuk mengerjakan shalat, menasihati, dan memperingatkannya dengan siksaan Allah swt, tetapi sang isteri tetap…

Read more »

Yang wajib dilakukan wanita setelah putusnya tali pernikahan:

By |

Perpisahan yang terjadi antara sepasang suami isteri ada dua macam. Yang pertama, berpisah ketika masih hidup, ini biasanya dengan bercerai. Dan yang kedua, berpisah karena ditinggal mati. Pada kedua jenis perpisahan itu wanita harus menjalani masa iddah; yaitu masa tertentu dimana wanita harus menunggu secara syar`i. Masa iddah ini disyariatkan oleh Allah karena terdapat banyak…

Read more »