Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta

Assalamu’alaikum wr.wb.,

Saya dapat video ini dari seorang teman. Setelah saya lihat, isinya cukup memprihatinkan. Kalau ada orang Kristen yg ingin bahas agamanya dgn orang dewasa dari agama lain, silahkan. Orang dewasa bisa pilih sendiri utk dengar atau tidak. Tetapi ketika anak kecil diminta mengucapkan pernyataan bahwa mereka terima “JALAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN” yang diambil dari ayat Al Kitab, sebagai ucapkan percaya pada Yesus sebagai Anak Tuhan, maka itu sudah tidak etis.

Anak remaja yang kemungkinan Muslim, dan perempuan pakai jilbab dibagikan kalung dgn gambar “burung”. Ketika Anak ditanyakan, mrk jawab bahwa itu Garuda atau burung. Tapi itu bukan burung biasa melainkan “merpati” yg merupakan simbol dalam agama Kristen. Sepertinya mereka berharap anak Muslim akan pakai simbol agama Kristen di depan umum tanpa disadari. Merpati muncul bbrp kali dalam Al Kitab, terutama sbg simbol Roh Kudus saat pembaptisan Yesus.

3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya. (Matius 3:16)

Dalam video, di menit 4:45, seorang anak kecil diajak “baca puisi”. Tapi itu bukan puisi, melainkan doa dan pernyataan bahwa dia mau beriman pada ajaran agama Kristen, yg dibalut dalam bentuk “puisi” agar orang Muslim tidak akan sadar. Karena diucapkan dgn suara keras (spt pernyataan), dia menang hadiah susu. Teman sebelah yg hanya baca dalam hati, tapi tidak ucapkan (atau membuat pernyataan) dgn suara keras, tidak dapat susu. Isi puisinya spt ini:

Indonesia Negeri Pujaan

Indonesia negeri permai dalam ridho Tuhan

Zambrud Katulistiwa nan subur berkelimpahan

Teruntai dalam doa yang kupanjatkan

Indonesia damai, aman, ada persatuan

KUTERIMA JALAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN

NAMAKU TERCANTUM DALAM KITAB KEHIDUPAN

Cintaku padaMu tak kan pernah tergantikan

Memiliki karakter jujur dan bertanggung jawab

Kuabdikan jiwa ragaku bagi negeri pujaan

Jayalah Indonesiaku!

Kalau baca sekilas, hanya “puisi” atau ucapan ttg Indonesia. Tapi ini sama sekali tidak benar. Tercantum di dalamnya ada dua kalimat yg sangat penting. “KUTERIMA JALAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN” dan juga “NAMAKU TERCANTUM DALAM KITAB KEHIDUPAN”. Asalnya kalimat ini adalah Al Kitab, dan merupakan pernyataan terima Yesus sebagai Anak Tuhan dan “jalan kebenaran” utk mencapai sorga. Membaca ini sama dgn mengatakan percaya tidak bisa masuk sorga kalau tidak lewat Yesus. Ini ayatnya:

14:16 Kata Yesus kepadanya: “Akulah JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:16).

Kalimat kedua yang penting adalah ucapkan terima namanya dicatat dalam Kitab Kehidupan. Artinya: KITAB KEHIDUPAN ANAK DOMBA.

21:27 “Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian dan dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam KITAB KEHIDUPAN ANAK DOMBA itu.” (Wahyu 21:27)

Di menit 10:10, seorang anak remaja yg dikasih susu dituntun utk mengucapkan pernyataan bahwa dia “TERIMA JALAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN” dan dia ikut ucapkan kalimat itu, lalu ikut ucapkan “Amin” sesudahnya.

Ini bisa dianggap setara dgn mengajak anak non-Muslim utk mengucapkan dua kalimat syahaddat. Bagi kita yg Muslim, syahaddat tidak sah kecuali diyakini, jadi tidak mungkin diterima dari anak kecil yg tidak paham. Itu hukumnya dalam agama kita. Mungkin berbeda hukumnya dalam agama Kristen dan dipahami secara beda oleh orang Kristen. Mungkin dianggap pengakuan seperti itu sudah sah, walaupun anak itu tidak paham apa yg dia setujui. Lalu (mungkin) mereka akan lapor ke luar negeri ttg keberhasilan mereka “selamatkan anak Muslim” dan sesudahnya dapat kiriman dolar lagi utk teruskan tugas itu.

Di menit 14:15, ada seorang ibu tua berjilbab yg jalan sendirian dan diajak berdoa kepada Tuhan Yesus agar diselamatkan. Ibu itu kelihatan bingung dan tidak berdaya utk suruh orang itu pergi. Jadi dia diam saja dan ikuti apa yg diucapkan kepadanya tanpa melawan. Ketika ditegor oleh pria Muslim yg sedang merekam video, perempuan Kristen minta maaf kepada pria itu, dan pergi. Ini sudah jelas tidak etis mencari ibu yg tua dan tidak berdaya, utk ajak dia berdoa kepada Yesus. Mungkin diharapan bisa ajak ibu tua itu pindah agama juga setelah menjadi “sahabatnya”.

Ini hanya kegiatan yg tertangkap oleh kamera, sekali rekam. Belum tentu kegiatan mereka sebatas ini saja, dan kl mereka merasa berhasil, mungkin akan dikembangkan dan menjadi lebih serius sampai terjadi konflik antar agama. Jangan sampai anak2 Muslim bisa bertemu dan berdiskusi, atau diajak menjadi sahabat oleh orang2 itu, semua dgn tujuan mengajak mereka pindah agama. Orang tua harus waspada. Jelaskan kepada anak2 sekarang ttg apa yg sedang terjadi di sana, dan suruh mereka jangan asal terima barang dari orang di jalan, dan jangan bacakan sesuatu kl tidak paham untuk apa.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum wr.wb.,

Gene Netto at Monday, November 10, 2014

http://genenetto.blogspot.com/2014/11/kristenisasi-terselubung-di-car-free.html?m=1

Share This: